NASKAH
PIDATO KEPENDUDUKAN
“ PENGARUH PERTAMBAHAN PENDUDUK TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI“
Oleh :
Ari
Rahmawati
KELAS x
Program
Keahlian Tata Boga
SMK NEGERI 1 AMBAL
Alamat : Jl. Daendels, Ambalresmi,
Ambal, Kebumen
Assalamu’alaikum
wr.wb
Kepada dewan
juri yang saya hormati dan rekan peserta
yang berbahagia
Pertama mari kita panjatkan puja
dan puji syukur atas kehadirat Tuhan YME
yang telah memberikan rahmat, taufik, hidayah
serta inayahnya kepada kita. Sehingga di siang hari ini kita dapat berkumpul di
aula ini dalam acara penyuluhan kependudukan, tanpa ada halangan suatu apapun.
Salawat serta salam senantiasa kita sanjungkan kepada junjungan kita nabi Agung
Muhammad SAW yang kita nantikan
syafaatnya nanti di hari akhir. Allahumma amin . . . .
Hadirin yang
saya hormati
Perkenankan
saya disini menyampaikan pidato singkat tentang Pengaruh Pertambahan Penduduk
terhadap Kesejahteraan Sosial Ekonomi.
Pertambahan penduduk di
Indonesia setiap tahunnya selalu meningkat. Hal tersebut dapat berpengaruh dalam
kesejahteraan sosial ekonomi. Faktor penyebab terjadinya pertambahan
penduduk,yaitu ;
-
Program KB yang tidak terlaksana dengan baik
-
Tingginya angka kelahiran
-
Banyaknya yang menikah diusia dini
Kesejahteraan sosial bagi rakyat Indonesia masih menjadi mimpi, dan tidak
pernah ada yang berani menjamin dan memastikan kesejahteraan ini dapat terwujud
dan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Dalam istilah
umum kesejahteraan sosial adalah kondisi sejahtera dari suatu masyarakat. Kesejahteraan
sosial meliputi kesehatan, keadaan ekonomi, kebahagiaan dan kualitas hidup
rakyat.
Pertambahan penduduk yang tidak terkendali berpengaruh
terhadap kesejahteraan sosial ekonomi, yaitu;
1.
Pengangguran
Semakin bertambahnya jumlah penduduk,
tentu akan meningkatkan jumlah tenaga kerja yang tersedia. Tapi jika lapangan
pekerjaan yang tersedia tidak cukup menampung jumlah tenaga kerja yang ada.
Maka,akan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran.
2.
Masalah kesehatan
Kurangnya pengetahuan tentang
Kesehatan Reproduksi Remaja(KRR) dan akibat buruknya di kalangan pelajar
sekolah menengah, menyebabkan maraknya Seks bebas. Padahal, hal tersebut dapat
menimbulkan akibat yang lebih buruk bagi
kehidupannya di masa mendatang. Sebagai contoh, seorang pelajar yang melakukan
Seks bebas sehingga akan putus sekolah dan menikah diusianya yang masih dini.
Dalam
usianya yang masih dini sudah berkeluarga maka ia belum bisa memenuhi kebutuhan
keluarganya. Sehingga hanya akan
menambah beban orang tuanya. Pengetahuan dan usianya yang masih dini, ia belum
bisa menjalankan delapan fungsi keluarga. Sehingga turunya kesejahteraan sosial
ekonomi. Selain dari itu, perilaku seks bebas juga akan menimbulkan berbagai
penyakit menular seksual seperti IMS
(Infeksi Menular Seksual) dan HIV/AIDS.
Ledakan
penduduk adalah masalah yang harus ditangani dengan serius oleh pihak-pihak
yang terkait karena apabila permasalahan ini terus berlanjut akan mengakibatkan
dampak-dampak yang lebih luas lagi.
Untuk
menangani masalah-masalah diatas adalah dengan cara :
A.
Menekankan pentingnya mengikuti program KB
kepada masyarakat
KB (Kelurga Berencana) adalah gerakan
untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran.
Perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan
penggunaan kontrasepsi, jumlah anak dalam sebuah keluarga yang dianggap ideal
adalah dua. Gerakan ini mulai di canangkan pada akhir tahun 1920an. Tujuan umum
adanya KB meningkatkan kesejahteraan Ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS
(Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya
masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamiin
terkendalinya pertambahan penduduk.
B.
Meningkatkan kualitas SDM yang telah ada
Hal ini dilakukan dengan memberikan pendidikan
formal maupun informal, sehingga dapat menunjang peningkatan produktifitas guna
mengimbangi laju pertumbuhan
penduduknya. Semakin tinggi tingkat pendidikan manusia maka peluang untuk
mendapatkan kesejahteraan ekonomi akan semakin besar. Oleh karena itu penting
sekali untuk terus menerus menyadarkan masyarakat akan pentingnya pendidikan
terutama pada masyarakat pedesaan. Sebagaimana kita tahu masih banyak
masyarakat pedesaan yang berpendidikan rendah, bahkan ada yang tidak pernah
merasakan bangku sekolah. Hal ini jelas berdampak pada kesejahteraan ekonomi
mereka.
Kualitas Sumber Daya
Manusia yang meningkat tidak hanya
dilihat dari tingkat pendidikan masyarakatnya tetapi juga dilihat dari kualitas
generasi mudanya. Oleh karena itu generasi muda perlu mendapat perhatian serius
dari pemerintah, sehingga pemerintah pun menggalakkan program GenRe. GenRe (Generasi Berencana ) adalah remaja yang memiliki perilaku
dan sikap positif, pengetahuan dan perencanaan yang matang dalam menapaki masa
depan. Generasi yang berGenRe akan
mampu melangsungkan jenjang-jenjang pendidikan secara terencana, berkarir, dan
menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.
Hadirin yang berbahagiia,
Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menekan
jumlah pertambahan penduduk agar kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat
meningkat adalah menerapkan program KB dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, kita selaku
generasi muda, harus mampu menjadi generasi yang berkualitas, mandiri, dan
berGenRe. Sehingga kedepanya dapat meningkatan kesejahteraan ekonomi dan taraf
hidup bangsa.
Hadirin yang saya hormati
Dari
saya cukup sekian. Apabila ada kesalahan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan apabila ada kelebihan itu semua dari
Alloh SWT.
Wabillahitaufikwalhidayah
Wassalamu’alaikum wr.wb

Tidak ada komentar:
Posting Komentar