Kamis, 26 Juni 2014

Naskah pidato kependudukan_ ari rahmawati

NASKAH PIDATO KEPENDUDUKAN

“ PENGARUH PERTAMBAHAN PENDUDUK TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI“






Oleh :
Ari Rahmawati
KELAS x
Program Keahlian Tata Boga



SMK NEGERI 1 AMBAL
Alamat : Jl. Daendels, Ambalresmi, Ambal, Kebumen

Assalamu’alaikum wr.wb
Kepada dewan juri yang saya hormati dan rekan peserta  yang berbahagia
                Pertama mari kita panjatkan puja dan puji syukur  atas kehadirat Tuhan YME yang telah   memberikan rahmat, taufik, hidayah serta inayahnya kepada kita. Sehingga di siang hari ini kita dapat berkumpul di aula ini dalam acara penyuluhan kependudukan, tanpa ada halangan suatu apapun. Salawat serta salam senantiasa kita sanjungkan kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad SAW  yang kita nantikan syafaatnya nanti di hari akhir. Allahumma amin . . . .
Hadirin yang saya hormati
                Perkenankan saya disini menyampaikan pidato singkat tentang Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kesejahteraan Sosial Ekonomi.
                Pertambahan penduduk di Indonesia setiap tahunnya selalu meningkat. Hal tersebut dapat berpengaruh dalam kesejahteraan sosial ekonomi. Faktor penyebab terjadinya pertambahan penduduk,yaitu ;
-          Program KB yang tidak terlaksana dengan baik
-          Tingginya angka kelahiran
-          Banyaknya yang menikah diusia dini
Kesejahteraan sosial bagi rakyat  Indonesia masih menjadi mimpi, dan tidak pernah ada yang berani menjamin dan memastikan kesejahteraan ini dapat terwujud dan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Dalam istilah umum kesejahteraan sosial adalah kondisi sejahtera dari suatu masyarakat. Kesejahteraan sosial meliputi kesehatan, keadaan ekonomi, kebahagiaan dan kualitas hidup rakyat.
Pertambahan penduduk yang tidak terkendali berpengaruh terhadap kesejahteraan sosial ekonomi, yaitu;
1.       Pengangguran
Semakin bertambahnya jumlah penduduk, tentu akan meningkatkan jumlah tenaga kerja yang tersedia. Tapi jika lapangan pekerjaan yang tersedia tidak cukup menampung jumlah tenaga kerja yang ada. Maka,akan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran.
2.       Masalah kesehatan
Kurangnya pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja(KRR) dan akibat buruknya di kalangan pelajar sekolah menengah, menyebabkan maraknya Seks bebas. Padahal, hal tersebut dapat menimbulkan akibat  yang lebih buruk bagi kehidupannya di masa mendatang. Sebagai contoh, seorang pelajar yang melakukan Seks bebas sehingga akan putus sekolah dan menikah diusianya yang masih dini.
        Dalam usianya yang masih dini sudah berkeluarga maka ia belum bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. Sehingga hanya  akan menambah beban orang tuanya. Pengetahuan dan usianya yang masih dini, ia belum bisa menjalankan delapan fungsi keluarga. Sehingga turunya kesejahteraan sosial ekonomi. Selain dari itu, perilaku seks bebas juga akan menimbulkan berbagai penyakit menular seksual seperti  IMS (Infeksi Menular Seksual) dan HIV/AIDS.
        Ledakan penduduk adalah masalah yang harus ditangani dengan serius oleh pihak-pihak yang terkait karena apabila permasalahan ini terus berlanjut akan mengakibatkan dampak-dampak yang lebih luas lagi.
        Untuk menangani masalah-masalah diatas adalah dengan cara :
A.      Menekankan pentingnya mengikuti program KB kepada masyarakat
KB (Kelurga Berencana) adalah gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran. Perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan kontrasepsi, jumlah anak dalam sebuah keluarga yang dianggap ideal adalah dua. Gerakan ini mulai di canangkan pada akhir tahun 1920an. Tujuan umum adanya KB meningkatkan kesejahteraan Ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamiin terkendalinya pertambahan penduduk.
B.      Meningkatkan kualitas SDM yang telah ada
Hal ini dilakukan dengan memberikan pendidikan formal maupun informal, sehingga dapat menunjang peningkatan produktifitas guna mengimbangi  laju pertumbuhan penduduknya. Semakin tinggi tingkat pendidikan manusia maka peluang untuk mendapatkan kesejahteraan ekonomi akan semakin besar. Oleh karena itu penting sekali untuk terus menerus menyadarkan masyarakat akan pentingnya pendidikan terutama pada masyarakat pedesaan. Sebagaimana kita tahu masih banyak masyarakat pedesaan yang berpendidikan rendah, bahkan ada yang tidak pernah merasakan bangku sekolah. Hal ini jelas berdampak pada kesejahteraan ekonomi mereka.
Kualitas Sumber Daya Manusia yang meningkat  tidak hanya dilihat dari tingkat pendidikan masyarakatnya tetapi juga dilihat dari kualitas generasi mudanya. Oleh karena itu generasi muda perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, sehingga pemerintah pun menggalakkan program GenRe. GenRe (Generasi Berencana ) adalah remaja yang memiliki perilaku dan sikap positif, pengetahuan dan perencanaan yang matang dalam menapaki masa depan. Generasi yang berGenRe akan mampu melangsungkan jenjang-jenjang pendidikan secara terencana, berkarir, dan menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

Hadirin yang berbahagiia,
                Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menekan jumlah pertambahan penduduk agar kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat meningkat adalah menerapkan program KB dan meningkatkan kualitas sumber  daya manusianya. Oleh karena itu, kita selaku generasi muda, harus mampu menjadi generasi yang berkualitas, mandiri, dan berGenRe. Sehingga kedepanya dapat meningkatan kesejahteraan ekonomi dan taraf hidup bangsa.
               
Hadirin yang saya hormati
                Dari saya cukup sekian. Apabila ada kesalahan mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Dan apabila ada kelebihan itu semua dari Alloh SWT.
Wabillahitaufikwalhidayah
Wassalamu’alaikum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar